NewsAI
news
Apple Music Terapkan Label AI, Spotify Perluas…

Apple Music Terapkan Label AI, Spotify Perluas…

Apple Music mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan label rekaman dan distributor menandai trek yang dihasilkan kecerdasan buatan (AI) dengan label "Made With AI" sebelum konten tersebut dipublikasikan di platformnya. Langkah ini diambil seiring meningkatnya volume musik yang diciptakan menggunakan teknologi generatif, mendorong transparansi bagi pendengar dan pemangku kepentingan industri. Kebijakan tersebut menandakan upaya platform streaming besar untuk mengatur tata kelola konten sintetis di tengah debatan hak cipta yang memanas.

Round Hill Music Gugat Suno dan Anthropic

Round Hill Music mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta terhadap dua perusahaan AI besar, Suno dan Anthropic, dengan menuntut ganti rugi hingga 1 miliar dolar masing-masing. Perusahaan penerbitan musik tersebut menegaskan tidak memiliki niat untuk menyelesaikan kasus ini di luar pengadilan, menandakan sikap tegas industri musik tradisional melindungi katalog mereka dari pelatihan model AI tanpa izin. Gugatan ini menambah deretan sengketa hukum yang menghadapi perusahaan AI generatif terkait penggunaan data latih.

UMG Raih Kontrak Eksklusif Merchandise The Beatles

Universal Music Group (UMG) berhasil mengamankan kesepakatan eksklusif jangka panjang berskala global dengan Apple Corps untuk mengelola merchandise, lisensi, dan e-commerce milik The Beatles. Kontrak ini memperkuat posisi UMG sebagai pengelola aset komersial salah satu grup musik paling ikonik di sejarah. Kerjasama ini diharapkan dapat mengoptimalkan pendapatan dari kekayaan intelektual band legendaris tersebut melalui berbagai saluran penjualan modern.

Spotify Perluas Program Buyback Saham

Spotify memperluas program pembelian kembali saham (share buyback) sebesar 1,5 miliar dolar, menaikkan total otorisasi buyback menjadi sekitar 2,2 miliar dolar. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap posisi keuangan dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan streaming terbesar dunia. Program buyback ini bertujuan mengembalikan nilai kepada pemegang saham di tengah tekanan pasar untuk menunjukkan profitabilitas yang berkelanjutan.

WMG Pertahankan Kemitraan dengan Suno

CEO Warner Music Group (WMG), Robert Kyncl, membela kesepakatan lisensi perusahaan dengan Suno di tengah gejolak gugatan hak cipta yang melanda startup AI musik tersebut. Kyncl menyatakan bahwa memeluk teknologi AI justru membawa manfaat bagi industri musik, bukan ancaman. Sikap kontras ini terhadap pendekatan konfrontatif Round Hill menyoroti perpecahan strategi di antara pelaku industri besar dalam menanggapi gelombang inovasi AI generatif.
Bagikan: