Kaca Layar Pecah Dorong 53% Pengguna India Ganti…
Survei terbaru yang dilakukan oleh Corning mengungkapkan bahwa kaca cover yang pecah, bukan hadirnya teknologi 5G atau kecerdasan buatan (AI), menjadi penyebab utama 53 persen pengguna smartphone di India mengganti perangkat mereka lebih awal dari yang direncanakan. Temuan ini menentang asumsi umum bahwa upgrade model dan fitur baru adalah pemicu utama pembelian smartphone baru. Sebuah ponsel sebenarnya dapat bertahan bertahun-tahun, namun sekali terjatuh saja sudah cukup menyebabkan kaca cover pecak, yang berujung pada biaya perbaikan mahal atau keharusan mengganti unit baru.
Temuan Survei Corning
Survei yang melibatkan 1.509 responden menunjukkan angka kecelakaan yang tinggi, di mana 87 persen di antara mereka mengakui pernah menjatuhkan ponsel mereka dalam setahun terakhir. Kondisi ini menciptakan kecemasan signifikan, dengan 56 persen pengguna merasa khawatir mengenai daya tahan perangkat mereka. Dampaknya terasa berbeda pada segmen pasar: kerusakan kaca memaksa 61 persen pengguna ponsel premium dan 42 persen pengguna ponsel budget untuk melakukan upgrade lebih cepat.
Ketahanan Jadi Prioritas Pembelian
Ketahanan perangkat kini telah menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian smartphone, dengan 61 persen konsumen menilai perlindungan terhadap benturan dan goresan sebagai aspek yang sangat vital. Hampir tiga per empat dari total responden, atau sekitar 75 persen, menyatakan bersedia membayar lebih mahal untuk mendapatkan fitur material cover yang ditingkatkan, mencakup daya tahan yang lebih baik dan performa optik yang superior. Survei ini menegaskan bahwa meskipun upgrade smartphone seringkali didorong oleh teknologi baru, kaca yang pecah merupakan pemicu tak terduga yang signifikan untuk penggantian perangkat dini.